Siap-Siap Hati Terkoyak Emosi Saat Nonton Avengers: Endgame

Deskripsi singkat: Rasa sedih, senang, haru, bahagia, kecewa, khawatir, kesal dan segala emosi lainnya akan bercampur saat menonton Avengers: Endgame.

Siap-Siap Hati Terkoyak Emosi Saat Nonton Avengers: Endgame

Berita politik yang panas akhir-akhir ini sepertinya akan digantikan dengan berita panas lainnya. Namun bukannya membuat kuping panas dan bebal melihat dan mendengar beritanya, malahan berita panas tentang Avengers: Endgame ini akan membuat anda ingin segera mendapatkan tiketnya. Ya, tanggal 24 April 2019 kemarin adalah hari pertama penayangan Avengers: Endgame yang sudah ditunggu-tunggu pemirsanya sejak lama.

Review Avengers: Endgame

Fakta yang harus anda ketahui tentang film Avengers: Endgame ini adalah, film ini bukan lah film yang digarap oleh Marvel selama 2 atau 3 tahun saja melainkan selama 1 dekade. Secara teknis memang film ini dikerjakan selama 2 sampai dengan 3 tahun terakhir. Namun ceritanya sudah dimulai sejak tahun 2008 ketika film Iron Man rilis dan saat itu lah gerbang Marvel Cinematic Universe (MCU) dimulai.

Kalau diamati baik-baik, apalagi anda penggemar berat dan setia MCU, Nampak bahwa Marvel merancang cerita 21 buah film ini dengan sangat matang. Setiap film mempunyai cerita yang ada kaitannya satu dengan lainnya meskipun tidak terlihat secara langsung. Walaupun berangkat dari hulu yang sama, yaitu Marvel, dan juga dirilis di waktu yang berbeda-beda, semua film superhero itu bermuara pada tempat yang sama pada akhirnya, yakni Avengers: Endgame.

Keterkaitan 21 film MCU bisa terlihat jelas di film Avengers: Endgame ini karena dari awal sampai dengan akhir banyak sekali adegan yang berpotongan dengan sejumlah film sebelumnya. Seperti di awal film, saat formasi orisinil Avengers kembali berkumpul lagi, mereka membahas kekalahan mereka melawan Thanos yang sebelumnya terjadi di Avengers: Infinity War.

Sutradara Russo bersaudara membangun suasana yang sangat muram, sendu dan juga kelam pada scene itu. Di dalam film itu akhirnya terlihat bahwa kubu Avengers terbagi menjadi 2 bagian: optimis dan pesimis. Bahkan mereka sempat berdebat Panjang seperti yang ditunjukkan di trailernya.

Walaupun pada akhirnya, setelah melewati sejumlah proses, mereka semua akhirnya bersatu lagi dan optimis untuk melawan Thanos kembali. Dan proses itu lah yang menjadi titik berat cerita dari Avengers: Endgame yang secara keseluruhan diceritakan selama kurang lebih 3 jam lamanya.

Mengaduk-Aduk Emosi Penonton

Saat menonton film Avengers: Endgame ini, rasa yang timbul seperti menaiki roller coaster: naik, turun, berkelok, sampai dengan berputar. Penonton akan merasakan rasa bahagia, sedih, kesal, khawatir, kecewa, jenaka, dan yang lainnya. Anda akan dibuat tertawa, menangis, gembira, sedih, terharu, dan semua perasaan lainnya akan menjadi satu.

Seperti film-film MCU yang lainnya banyak adegan menegangkan, kalem dan lucu terselip di dalamnya. Salah satunya ketika para Avengers menyusun rencana untuk melawan Thanos. Thor, tanpa banyak bicara, mengambil stormbreakernya dan setuju dengan kehadiran dari Captain Marvel seperti apa yang ditunjukkan di trailernya.

Dan memang, ini adalah andalan Marvel: menyelipkan dialog dan adegan humor di dalam kekelaman. Hal ini juga pernah dilakukan oleh kubu Captain America dan juga kubu Iron Man saat mereka melakukan baku hantam di Captain America: Civil War (2016) dan juga di film Thor: Ragnarok (2017).

Namun lagi-lagi, perasaan sedih juga akan anda rasakan di film ini. Emosi anda dijamin akan terkoyak karena banyak adegan yang membuat anda ingin menitikkan air mata, antara sedih dan senang. Anthony dan Joe nampaknya memang ingin membuat penontonnya patah hati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *