Andik Gabung Terakhir Timnas Siap Berlaga Dalam Piala AFF 2018

Andik Gabung Terakhir, Timnas Siap Berlaga Dalam Piala AFF 2018

Andik Gabung Terakhir,Timnas Siap Berlaga Dalam Piala AFF 2018,Resmi sudah daftar 23 pemain yang akan dibawa oleh pelatih Bima Sakti.

Untuk menghadapi beberapa tim di wilayah Asean dalam Piala AFF 2018 setelah Andik Vermansah menjadi pemain terakhir yang bergabung dengan timnas Indonesia menggantikan Saddil Ramdani yang dicoret karena terlilit kasus hukum.

Kini timnas pun mulai bersiap untuk menghadapi laga perdana mereka di tanggal 6 November kontra tuan rumah, Singapura.

Nama Andik Vermansah Gabung Terakhir Timnas Untuk Melengkapi 23 Pemain yang Siap Berlaga di Piala AFF 2018

Nama Andik Vermansah masuk di menit-menit terakhir daftar 23 pemain timnas Indonesia yang akan berlaga di Piala AFF 2018,

Untuk menggantikan Saddil Ramdani yang tak kunjung muncul untuk berlatih dan dia dicoret oleh pelatih Bima Sakti karena masalah indisipliner.

Sebelum melakukan shalat Jumat, Andik pun memperoleh kabar tersebut.

Padahal sebelumnya, pemain yang berasal dari Surabaya.

Ini sama sekali tidak masuk ke dalam daftar pemain yang akan dibawa menuju turnamen.

Bahkan Andik pun juga masih belum maksimal melakukan latihan karena baru bergabung dengan pemusatan latihan yang terdapat di Cikarang.

Sejak hari Jumat kemarin, terlihat hanya ada 22 pemain yang berlatih di Stadion Wibawa.

Mukti dan tidak ada Saddil Ramdani yang sudah masuk ke dalam daftr skuad timnas sebab dirinya terlibat kasus hukum sudah menganiaya mantan kekasihnya hingga ditahan di kepolisian.

Sang pelatih pun akhirnya menggantikan slot Saddil dengan Andik.

Dengan bergabungnya Andik Vermansah pada pemain timnas Indonesia,

kini sudah lengkap jumlah pemain yang sebelumnya yaitu 23 dan akan bersiap untuk segera berangkat menuju Singapura dengan membawa nama Indonesia untuk kembali berjaya di ajang turnamen Piala AFF 2018.

Andik mengatakan jika sebelum dirinya melakukan shalat Jumat, dia dihubungi langsung oleh coach Bima Sakti dan bertanya apakah dirinya siap 100%. Tanpa ragu, Andik pun mengatakan jika dirinya siap.

Tak butuh waktu lama dan tidak membuat sang pelatih yang baru menggantikan Luis Milla ini untuk menunggu sebab pagi tadi, Andik sudah tiba di Cikarang dan seperti tidak ada lelahnya dari Malaysia, dirinya langsung ikut berlatih meskipun hanya sekitar 30 menit yang terakhir.

Namun latihannya juga terpisah dari yang lain dan hanya ditemani dengan tim fisioterapi.

Andik mengatakan jika setelah menghadapi Hongkong dengan timnas beberapa waktu lalu, berat badannya justru bertambah naik.

Andik Gabung Terakhir Timnas Indonesia Berlatih Transisi Untuk Siap Berlaga Dalam Piala AFF 2018

Dia mengatakan bahwa kondisinya ini cukup wajar mengingat Liga Malaysia telah berakhir.

Sejak bulan Juli yang lalu dan walaupun dirinya mencoba untuk tetap menjaga kondisi tubuhnya.

Namun dia juga tidak menampik bahwa kala itu adalah waktu untuk liburan sehingga tidak terlalu menggenjot.

Namun dia memang memiliki keyakinan bahwa dirinya akan dipanggil kembali pasca menghadapi Hongkong dan dia akan bekerja keras untuk menjaga kondisi demi tampil di Piala AFF 2018 nanti.

Di satu sisi, timnas Garuda pun menggelar sesi latihannya lagi untuk semakin mempersiapkan diri sebelum bertolak ke Singapura dan berhadapan dengan tuan rumah. Tanggal 9 November mendatang,

aga perdana timnas kontra Singapura akan berlangsung di Singapore National Stadium dan terlihat Bima Sakti sebagai pelatih memimpin para anak asuhnya dengan banyak sekali materi latihan dengan ditemani oleh Kurniawan Dwi Yulianto sebagai asisten pelatih sehingga makin solid.

Kedua pelatih sangat ingin supaya proses transisi Taruhan Bola Online ini pun mampu untuk berjalan dengan baik,

Dari serangan ke pertahanan karena masalah yang ada dalam beberapa laga terakhir sebenarnya adalah transisi.

Sementara itu Zulfiandi dan Stefano Lilipaly juga menjalani latihan tidak dengan rekan-rekannya,

sebab diketahui bahwa dirinya masih belum pulih dari cedera dan Zulfiandi terkena demam.

Namun diluar dari itu, sepertinya Timnas Indonesia siap untuk berlaga di Piala AFF 2018.

2 Lifter Indonesia Belum Penuhi Target Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018

2 Lifter Indonesia Belum Penuhi Target Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018

2 Lifter Indonesia Belum Penuhi Target Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018, Surahmat dan juga Yolanda yang merupakan dua lifter kebanggaan Indonesia tampil di dalam turnamen Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 namun keduanya masih belum mampu untuk memenuhi target dari total angkatan yang dibebankan kepada mereka dan keduanya gagal.

Turnamen dunia ini berlangsung sejak tanggal 2 hingga 10 November 2018 di Asghabat, Turkmenistan jelang Olimpiade Tokyo 2020.

2 Lifter Indonesia Belum Gagal Dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018

Olimpiade Tokyo 2020 akan segera dimulai dua tahun lagi.

Namun Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 sudah dimulai sejak tanggal 2 November kemarin dan turnamen ini sangat penting

Sebab para lifter dunia yang ingin lolos menuju putaran final dari Olimpiade tersebut.

Mampu untuk mengumpulkan poin sebanyak mungkin dan saling berebut sehingga bisa diperhitungkan sebagai atlet yang lolos.

Untuk lifter pertama yang bertanding dari Indonesia ada Surahmat dan Yolanda.

Kedua lifter ini berada di grup B untuk masing-masing kelas dimana,

Surahmat bertanding untuk kelas 61 kg sementara Yolanda bertanding di kelas 49 kg.

Namun keduanya masih belum bisa untuk bersaing dengan para lifter dunia yang lain karena dari 6 kali percobaan,

Total keduanya masih belum maksimal sama sekali.

Surahmat hanya mampu untuk berada di posisi kelima dan total angkatan yang berhasil dibukukannya adalah 278 kg dengan masing-masing rincian kategori yang berbeda.

Untuk snatch, Surahmat berhasil dengan 124 kg sementara untuk clean n jerk, totalnya adalah 154 kg.

Target ini dinilai menurun dari total angkatan yang awal dibebankan kepada mereka.

Sementara itu, Yolanda yang juga bergabung untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 justru lebih kecil.

Totalnya karena dia hanya membukukan angkatan dengan total sekitar 163 kg sementara target yang dibebankan kepadanya adalah 173 kg.

Sonny Kasiran sebagai manajer dari tim angkat besi mengatakan pendapatnya.

Sonny mengatakan jika keduanya masih belum mencapai target.

Mereka bisa berhasil dalam mengangkat beban seperti ini ketika masih latihan namun masih perlu untuk diperbaiki lagi di beberapa seri yang berikutnya.

Mereka masih memiliki kesempatan dan waktu mengingat saat ini mereka masih dalam seri pertama dari kualifikasi Olimpiade Tokyo.

Sonny pun turut memberikan penjelasan jika hasil yang mereka peroleh ini jangan disimpulkan lebih dulu secara menyeluruh.

2 Lifter Indonesia Belum Dan Deni Siap Untuk Tampil Menghadapi Juara-Juara dalam 

Ini dikarenakan yang turun masih hanya dua lifter saja sehingga dia masih belum mau untuk mengevaluasi apapun terlalu dini.

Dia mengatakan jika dia tidak mau untuk membuat kesimpulan dengan cepat dan dia ingin menunggu lebih dulu setelah diadakannya rapat evaluasi.

Dia juga mengatakan jika grup A masih belum bermain sama sekali sehingga ranking dari Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 ini masih belum dapat diketahui sama sekali. Masih banyak lifter belum tampil.

Salah satu lifter yang siap tampil di turnamen ini adalah Deni yang mengaku sudah siap 100% meskipun lawan yang akan dia hadapi adalah para juara dunia di Olimpaide.

Latihan telah dilakukan oleh Deni selama berada di Turkmenistan sejak tiga hari yang lalu dan dia tidak gentar sama sekali meskipun lawannya adalah para juara.

Namun Deni baru akan mulai melakukan perburuan poin togel sgp untuk masuk menuju Olimpiade pada tanggal 4 November dan dia dijadwalkan untuk turun di 67 kg.

Deni mengatakan jika dirinya siap untuk menghadapi turnamen ini dan untuk Kejuaran Dunia Angkat Besi 2018 ini.

Ini langkah awal yang begitu penting untuk dapat lebih optimis dalam menembus peringkat 8 besar demi melangkah menuju Olimpiade.

Dua diantaranya memang merupakan saingan berat untuk Deni karena ada peraih medali emas dalam Asian Games 2018.

Baru-baru ini dan peraih emas dalam Olimpiade Rio 2016 sehingga dia harus bekerja keras.

Marcus Rashford Selamatkan Manchester United Dari Hasil Seri

Marcus Rashford Selamatkan Manchester United Dari Hasil Seri

Marcus Rashford Selamatkan Manchester United Dari Hasil Seri, Tim-tim besar di Premiere League sepertinya sedang diuji stamina dan fisiknya karena jadwal yang padat.

Namun Manchester United setidaknya berhasil untuk menang,

Meski ada faktor keberuntungan di akhir laga ketika bertandang ke markas Bournemouth.Sabtu malam tadi.

MU berhasil untuk menang tipis 2-1 atas tuan rumah meskipun sebenarnya mereka harus kebobolan lebih dulu sebelum akhirnya menemukan performa baik kembali.

Marcus Rashford Selamatkan Manchester Dan Berhasil Untuk Hindari Hasil “Seri” yang Menjadi Langganan Mereka

Vitality Stadium menjadi tempat digelarnya laga lanjutan Premiere League antara tuan rumah Bournemouth dan Manchester United.

Tuan rumah yang kurang diunggulkan pun justru mulai menyerang pertahanan MU.

Bahkan mereka bisa unggul lebih dulu dengan cepat di menit ke-11 melalui gol yang dilesakkan oleh Callum.

MU yang mencoba untuk membalas justru kesulitan untuk menembus pertahanan Bournemouth yang rapi dan juga sangat solid bahkan setengah jam nihil.

Berbagai macam tembakan yang dilakukan oleh para punggawa The Red Devils tak mampu untuk menembus gawang Bournemouth.

Barulah di menit ke-35, sebuah gol penyemangat bagi MU yang tertinggal datang melalui pemain asal Perancis, Anthony Martial.

Martial menembakkan bola tidak jauh dari gawang dalam posisi yang bebas dan bola itu pun.

Juga tidak dapat dihadang sama sekali oleh Asmir Begovic, sang penjaga gawang Bournemouth.

Gol itu membangkitkan lagi semangat MU.

Berkali-kali Manchester United mencoba untuk menyerang di paruh kedua.

Namun gol kemenangan itu pun justru tak kunjung datang hingga tambahan waktu.

Akhirnya keberuntungan togel hk pun datang karena pemain asal Inggris, Marcus Rashford pun akhirnya membawa MU lolos dari hasil buruk mereka.

Dengan tambahan 3 poin ini langsung membuat MU pun merangsek naik ke peringkat 7 dengan sekitar 20 poin yang mereka kantongi dari 11 laga.

Namun Bournemouth masih unggul.

Jumlah poin itu sama seperti yang dimiliki oleh Bournemouth hanya saja mereka masih menang selisih gol sehingga Bournemouth yang kalah masih berada di posisi keenam.

Jalannya pertandingan sebenarnya cukup berimbang sebab diluar ekspektasi,

Bournemouth mampu memberikan MU keringat dingin sejak awal laga.

Victor Lindelof pun harus bekerja dengan keras untuk dapat menghalau laju bola yang dibawa oleh para pemain Bournemouth khususnya dari sebelah kanan.

Marcus Rashford Selamatkan Manchester Merupakan Kemenangan yang Bermakna

Berkali-kali Manchester United menyerang melalui Anthony Martial yang diberikan kepercayaan kembali.

Oleh sang pelatih Jose Mourinho karena mampu mencetak gol di beberapa pertandingan.

Akan tetapi, semuanya gagal dan masih membentur para pemain bertahan dari tuan rumah.

Justru dibalik serangan yang dilakukan oleh MU dan fokus untuk menyerang, barisan pertahanan MU yang kosong justru dimanfaatkan dengan baik oleh Junior Stanislas untuk mencetak gol yang pertama,

David de Gea pun tak mampu menghalau dan menepis gol hasil serangan balik tuan rumah. MU memang masih dikenal sebagai tim yang “pelit” dalam mencetak gol meskipun sarat pemain penyerang yang berkualitas.

Berduet dengan Martial, Alexis Sanchez pun masih belum mampu untuk memberikan kontribusinya sejak bergabung dengan MU.

Akan tetapi, Sanchezlah yang memberikan assist untuk Martial sehingga dia bisa mencetak gol penyeimbang namun tempo berjalan lambat.

Ini merupakan kemenangan yang akan sangat membantu Manchester United.

Untuk bisa meraih kemenangan di liga Champions demi asa untuk lolos menuju fase selanjutnya.

Di pertemuan pertama, MU harus kalah oleh Juventus bahkan ketika mereka bermain di tengah lautan merah para pendukung setia MU.

Minggu depan, mereka harus mendulang poin apabila masih ingin untuk menikmati liga Champions bahkan juga lolos menuju fase-fase penting berikutnya.