Manchester United Mengangkat Ole Gunnar Solskjaer Sebagai Manajer Permanen

Deskripsi: Ole Gunnar Solksjaer diangkat menjadi manajer permanen MU dengan durasi kontrak selama tiga tahun. Akan ada banyak perubahan positif bagi Setan Merah.

Manchester United Mengangkat Ole Gunnar Solskjaer Sebagai Manajer Permanen

Berita mengenai dunia persepakbolaan selalu dipenuhi dengan hal-hal baru.Kali berita tersebut hadir dari klub kesebelasan Manchester United (MU).Hal ini dikarenakan pada Minggu (31/03/19) dilakukan pengangkatan Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer permanen dalam klub tersebut. Ole dipercayai untuk menjadi manajer permanen MU dengan durasi kontrak selama tiga tahun.

Pendapat Martin Edwards (Mantan Direktur MU)

Perihal pengangkatan Ole Gunnar Solskjaer, mantan Direktur MU Martin Edwards memberikan pandangan kepada seluruh pendukung klub tersebut. Ia mengemukakan bahwa pengangkatan Ole disebabkan karena selama ini Ole telah tampil sebagai pelatih yang bagus. Hal ini terlihat dari permainan yang dihadirkan para pemain MU dalam pertandingan mereka.

Selain itu, Martin Edwards juga menyatakan bahwa pelatih yang berasal dari Norwegia ini telah mendapatkan banyak ilmu ketika ia masih menjadi manajer pendamping di klub ini. Martin juga menyatakan keyakinannya bahwa Ole Gunnar akan membuat permainan dalam klub ini dengan berbeda. Sebab meskipun togel hk merupakan anak didik dari Sir Alex Ferguson, Martin merasa bahwa Ole Gunnar memiliki model pelatihan yang berbeda sehingga tidak akan meniru gaya dari Sir Alex Ferguson.

Ole Gunnar Solskjaer sendiri mendapatkan pengangkatannya menjadi manajer tetap di klub besar ini pada Minggu (31/03/19). Dalam pengangkatannya tersebut, ia dipercayai untuk menjadi manajer atau pelatih MU selama durasi tiga tahun. Ia diangkat sebagai manajer tetap dalam klub ini setelah tampil dengan sangat bagus dan berprestasi selama tiga bulan terakhir sebagai manajer interim kesebelasan yang berjuluk Setan Merah ini.

Berhubungan dengan mantan pelatih MU, Sir Alex Ferguson

Ole Gunnar Solskjaer sendiri merupakan salah satu anak asuh dari Sir Alex Ferguson. Kesuksesan Solskjaer di Old Trafford juga tidak lepas dari sosok gurunya tersebut.Sir Alex yang juga merupakan mantan pelatih legendaris dari MU selama ini dinilai sering memberikan petuah kepada Solskjaer yang mana merupakan mantan anak asuhnya.Ferguson juga menunjukkan dukungannya tersebut di mana dia terlihat sempat mengunjungi tempat latihan pemain MU dan berbicara dengan para pemain tersebut.

Meskipun mempunyai hubungan yang cukup dekat dengan mantan pelatih legendaris MU tersebut, Ole Gunnar Solksjaer dinilai mempunyai gayanya tersendiri. Sehingga meskipun merupakan anak asuh dari Ferguson, Solksjaer dinilai akan dapat membuat MU menjadi lebih baik dengan tidak meniru gaya yang melekat pada Sir Alex Ferguson.

Solksjaer menunjukkan kemampuannya sendiri

Meski dalam banyak hal Ole Gunnar Solksjaer mendapatkan banyak ilmu dari Ferguson yang merupakan mentornya dalam melatih. Ole juga memperlihatkan gaya melatih yang berbeda dari yang diberikan oleh Sir Alex Ferguson. Hal ini juga ditegaskan oleh Martin Edwards sebagai mantan Direktur MU yang mana mengatakan bahwa Ferguson tidak akan mencampuri kepemimpinan Solksjaer dalam menjadi pelatih di klub Setan Merah.

Solksjaer yang merupakan anak asuh Ferguson memang selalu meminta nasihat dari Ferguson dalam hal kepemimpinannya untuk melatih klum MU ini. Akan tetapi, meskipun Solksjaer sering meminta pendapat Ferguson, ia tampil dengan gaya melatih yang berbeda dari gurunya tersebut. Hal ini terlihat dari permainan yang dihadirkan para pemain dalam pertandingannya.

Sehingga meskipun merupakan anak asuh mantan pelatih legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson, Solksjaer mampu menunjukkan eksistensi dirinya sendiri. Hal tersebut tentunya juga yang membuat mantan pelatih interim ini dipercayai untuk menjadi manajer permanen dalam tim kesebelasan Manchester United.

Target Jangka Pendek Solksjaer Untuk MU

Deskripsi: Solskjaer sebagai manajer permanen baru telah merencanakan target untuk dicapai oleh timnya. Salah satunya masuk ke 4 bahkan 3 besar pada laga champions ini.

Target Jangka Pendek Solksjaer Untuk MU

Setelah tiga bulan Ole Gunnar Solskjaer menjabat sebagai interim MU maka saat ini ia mendapatkan naik jabatan. Iadipromosikan sebagai manajer permanen bagi MU. Dari hal inilah Solskjaer mempunyai hak dan tanggungjawab untuk mencoret ataupun mendatangkan pemain baru untuk kekuatanSetan Merah. Setelah menjabat jabatan barunya ia juga merencanakan beberapa target yang harus dicapai oleh timnya. Untuk mengetahui lebih jelasnya berikut ini penjelasannya.

Target Dari Solskjaer Untuk MU

Manajer permanen baru ini membeberkan beberapa target jangka pendek yang harus dilakukan oleh skuat Setan Merah. Ia menginginkan timnya untuk mengamankan posisi di zona liga champions pada akhir musim nanti. Meskipun performa MU menunjukkan performa cukup baik di bawah pimpinan Solskjaer. Namun, tim MU pada musim ini menunjukkan ketidak-konsistenan premier League. Mereka juga mendapatkan hasil yang kurang memuaskan dan maksimal sehingga mereka terlempar jauh dari posisi empat besar.

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa ketika Solskjaer menjadi interim MU maka jarak tersebut dapat dipangkas.Maka MU menempati posisi 5 besar klasemen. Sedangkan EPL selisih 2 poin dari Arsenal yang berada di peringkat ke 4 dan terpaut 3 poin dari Tottenham yang menempati posisi ke 3 klasemen.

Solskjaer menyampaikan kepada situs resmi dari Manchester United bahwa saat ia mendapatkan pekerjaan ini, skuat Setan Merah tertinggal 11 poin dari posisi tim ke 4. Namun hal ini segera ditanggapi segera oleh Solskjaer sehingga selisih tersebut sedikit demi sedikit dapat dikurangi dan membawa MU menjadi lebih baik lagi.

Untuk jangka pendek mereka menargetkan agen togel untuk mampu berada pada posisi empat bahkan tiga besar. Mereka telah berdiskusi untuk mencapai target hal tersebut. Apalagi liga Premier League ini sangat vital bagi mereka sehingga akan mengupayakan dan kerja keras membawa skuat Setan Merah untuk tetap maju.

OptimistikSolskjaer Pada Target

Solskjaerpun percaya bahwa skuatnya mempunyai peluang besar untuk bisa menempati posisi empat besar.Untuk membuktikan hal ini mereka tentu harus bekerja keras dengan sungguh-sungguh dalam menjalani pertandingan.Mereka tak boleh menyia-nyiakan kesempatan yang ada untuk mencapai posisi yang diinginkan.

Ia yakin bahwa timnya selain dapat finish dalam empat besar, mampu membawa trofi juara Liga Champion ELP. Mereka akan berhadapan dengan Barcelona pada babak final perempat nanti. Maka itu mereka menyiapkan dan mengerahkan kemampuan sebaik mungkin untuk menghadapi pertandingan mendatang untuk mencapai apa yang diimpikan bersama.

Jadi tak ada yang mungkin, mereka akan menunjukkan performa yang lebih baik lagi dari sebelumnya. Maka sejak saat ini Solskjaer tegas dalam membentuk kuat timnya dengan menyingkirkan pemain yang malas dan bisa saja mendepaknya dari tim.Solskjaer juga berhak mendatangkan pemain baru untuk menunjang performa Setan Merah.

Solksjaer juga meyakini bahwa El Blaugranabukan merupakan lawan yang mudah.Namun, mereka yakin dapat melewati untuk mendapatkan peluang emas pada kompetisi ini. Segala strategi akan diberikan yang terbaik untuk MU pada musim laga ini. Maka mereka harus tetap menjunjung tinggi kerja sama sekaligus kerja keras demi MU.

Pelatih MU juga menjelaskan bahwa pertandingan ini cukup sulit.Halnya seperti mendaki sebuah gunung lagi meskipun sebelumnya telah mendaki gunung-gunung kecil.Mereka tetap berkukuh bahwa pertandingan ini bisa menjadi peluang bagi mereka dan optimis dapat menaklukan pendakian itu. Jadi mereka akan memperjuangkan untuk mendapatkan yang terbaik bagi tim MU.

Roy Hodgson; Absennya Zaha Bukan Sebab Crystal Palace Kalah

Crystal Palace yang pernah bersinar dan memenangi Liga Primer, sepertinya belum bisa menemukan jalan mereka kembali. Mereka perlu lebih banyak pemain hebat dan strategi lebih matang. Kekalahan yang dialaminya saat berhadapan dengan Tottenham Spurs disayangkan banyak pihak. Ada yang menyebut jika kekalahan tersebut akibat Wilfried Zaha absen. Tapi, sang manajer menepis pendapat tersebut.

Permainan Tanpa Zaha

Palace harus tetap maju menghadapi Spurs walau tanpa Wilfried Zaha yang sedang mengalami cedera. Mereka harus berjuang lebih keras lagi untuk menciptakan peluang. Akan tetapi, Spurs bukan lawan yang mudah untuk ditaklukkan. Spurs berhasil membekuk Palace dengan skor 0 – 1 di Selhurst Park beberapa waktu lalu. Banyak yang menduga kekalahan ini karena Zaha absen.

Spurs kini telah memenangkan tujuh dari delapan laga tandang Premier League musim ini, di sisi lain Crystal Palace belum pernah menang di kandang sendiri dan telah kehilangan enam dari tujuh pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Dalam laga melawan Spurs, Palace tampaknya agak kesulitan bermain bahkan sejak awal pertandingan Agen Poker Online dimulai karena tidak adanya Zaha.

Setelah duel ini, Crystal Palace akan melakukan perjalanan ke Manchester United pada hari Sabtu, 24 November dan kemudian menjamu Burnley pada 1 Desember. Sedangkan Spurs bersiap menjamu Chelsea setelah jeda internasional pada 24 November. Mereka kemudian bermain melawan Inter Milan di Liga Champions pada 28 November dan menghadapi Arsenal pada Minggu, 2 Desember.

Roy Hodgson juga turut berkomentar tentang opini yang berkembang. Dia tidak mau menyalahkan siapapun dan dia berpendapat bahwa absennya Wilfried Zaha bukanlah alasan kenapa Palace bisa takluk. Menurutnya, ini adalah hal sulit. Apalagi untuk sepakbola dimana setiap kemungkinan bisa terjadi. Zaha mungkin bisa menjadi kunci, tapi Palace tidak bisa bergantung padanya terus menerus.

Roy Hodgson; Bukan Karena Zaha

Tercatat, hingga hari ini Palace belum pernah memenangkan pertandingan Liga Premier tanpa Zaha di starting line up sejak September 2016. Zaha harus melewatkan pertandingan penting tersebut lantaran cedera hamstring yang menimpanya beberapa waktu lalu. Sayangnya, kesempatan yang dibuat pada saat pertandingan melawan Spurs juga tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Palace.

Hodgson sendiri sebenarnya agak puas melihat timnya bermain dengan cukup mengesankan saat melawan Arsenal, Chelsea dan Spurs. Hanya saja, Palace hanya mengamankan satu poin saja. Dia berkata: “Ini sangat sulit ketika tim melakukan banyak hal baik dalam hal pendekatan taktis mereka, tingkat kerja dan tekad, namun akhirnya kehilangan permainan 1-0. Tidak ada kata-kata yang (dapat) mengubah situasi.

Dia melanjutkan; “Dari masing-masing tiga permainan, tim (Palace) telah melakukannya dengan sangat baik.” Hanya saja, Hodgson juga berpendapat walaupun tim sudah bekerja keras dan melakukannya dengan sangat baik, itu bukan berarti mereka tidak akan dihentikan oleh tim lain. Artinya, walaupun sudah melakukan yang terbaik, klub lain tetap memiliki kesempatan untuk mengalahkannya.

Hodgson menepis anggapan bahwa kekalahan Palace karena tidak ada Zaha. Dia berkata; “(ada yang berpendapat) Zaha tidak bermain, itulah mengapa kamu kalah. Aku tahu itu tidak benar, siapa pun yang menonton pertandingan juga akan tahu (bahwa) itu tidak benar. Tetapi kenyataannya adalah kami belum memenangkan pertandingan tanpa Wilf karena Tuhan tahu berapa lama (dia akan kembali merumput).

Memang, walaupun tidak bergantung pada Zaha, kenyataannya Palace belum pernah menang tanpa adanya Zaha. Kini, Crystal Palace yang belum menang dalam tujuh pertandingan Liga Premier, harus puas berada di atas zona degradasi berdasarkan selisih gol. Kita akan segera lihat apakah Palace bisa lolos dari zona ini atau tidak.

Eko Yuli Irawan Sumbang Emas Dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018

Eko Yuli Irawan Sumbang Emas Dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018

Eko Yuli Irawan Sumbang Emas Dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018,

Indonesia patut berbangga sebab lifter andalan mereka yang meraih medali emas dalam Asean Games 2018 yang lalu yaitu

Eko Yuli Irawan kembali mendulang emas pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 yang digelar di Ashgabat,Turkmenistan tadi malam.

Total untuk tanggal 3 November ini,

Indonesia meraih 3 emas dan Eko Yuli menjadi pahlawan utamanya dan tetap menjadi andalan Indonesia nanti ketika berlaga di Olimpiade 2020.

Eko Yuli Irawan Raih Emas dan Sumbang Rekor Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018

Eko Yuli Irawan mengikuti kelas 61 kg dalam babak final Kejuaraan Dunia Angkat besi 2018,

yang digelar Sabtu tadi dan dirinya pun berhasil untuk memperoleh total angkatan dengan tipe clean and jerk yaitu 174 kg dan ini pun juga memecahkan rekor dunia yang baru.

Total angkatan ini baru dia peroleh dalam kesempatan yang ketiga setelah di dua babak yang sebelumnya,

Eko berhasil untuk mencatatkan total angkatan sekitar 165 dan 170 kg.

Di dalam babak final ini, Eko berhasil untuk menaklukan dia lifter unggulan Cina.

Li Fabin memperoleh tempat kedua dan berhasil untuk mendapatkan perak sementara Quin Fulin di tempat ketiga dengan medali perunggu.

Sementara untuk angkatan snatch yang sebelumnya dilakukan Eko, dia mampu mencatatkan total angkata sebesar 143 kg.

Bila ditotal, maka total angkatan yang berhasil untuk dilakukan Eko adalah 317 kg dan ini termasuk ke dalam rekor dunia yang baru.

Dengan kata lain, sudah tiga kali Eko berhasil untuk memecahkan rekor angkat besi.

Itu diperoleh dari clean and jerk yang sebelumnya dengan 173 kg dan kemudian total angkatan 313 dan 317 kg.

Seperti yang dilansir oleh situs resmi ofisial dari federasi angkat besi dunia,

Eko Yuli mengungkapkan kegembiraannya dan mengatakan jika dia sangat senang karena

berhasil untuk menjadi juara dunia dan ini merupakan pertama kalinya dia menjadi juara.

Dan dia pun juga menilai bahwa ini merupakan performa terbaik yang dia inginkan dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018.

Ya, sebelumnya Eko memang selalu gagal untuk meraih medali emas dan gelar tertingginya kala itu adalah meraih medali perak atau perunggu dan itu pun berulang. Seperti yang diketahui, semua tim angkat besi Indonesia telah berangkat menuju Turkmenistan dan Indonesia mengirim 10 lifter yang terdiri dari putra dan putri dengan 5 orang pelatih dan juga manajer termasuk tim pendukung sejak awal bulan November hingga tanggal 10 nanti dengan menempuh perjalanan panjang untuk menang.

Masih Ada 5 Seri Tersisa Setelah Eko Yuli Irawan Sumbang Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 yang Harus Dilalui LIfter

Menurut Alamsyah Wijaya yang merupakan Kabid Binpres PABBSI,

Turnamen Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 ini sangat penting untuk atlet termasuk federasi,

Sebab ini merupakan event pertama untuk saling merebut poin dalam babak kualifikasi untuk Olimpiade Tokyo 2020.

Atlet pun juga harus mampu untuk berjuang masing-masing di dalam arena untuk melakukan yang terbaik demi poin penting yang membuat mereka lolos.

Alamsyah mengatakan para lifter sudah bagus.

Namun dia juga mengatakan jika sebenarnya kondisi psikologisnya Domino Qiu Qiu tidak terlalu memiliki pengaruh sebab rata-rata sudah turun sekilo.

Mungkin yang membuat mereka sedikit khawatir adalah karena ini merupakan perlombaan kualifikasi individual.

Alamsyah menjelaskan bahwa dulu serombongan lifter dalam jumlah banyak bisa berangkat namun kini masing-masingnya punya potensi sehingga minimal,

seluruh lifter mampu untuk berada di posisi 8 besar sehingga akan aman dan bisa lolos kualifikasi.

Untuk dapat lolos menuju Olimpiade yang berlangsung di tahun 2020, maka seorang lifter wajib untuk ikut dalam 6 seri turnamen angkat besi yang digelar hingga 2020

Juga namun 6 seri itu terbagi dalam dua kategori untuk Emas dan Perak.

Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 ini termasuk ke dalam kategori Gold sehingga Eko Yuli dan lifter yang lain masih memiliki 5 seri tersisa.

Marc Marquez Tak Akan Start Terdepan Dalam GP Malaysia

 Marc Marquez Tak Akan Start Terdepan Dalam GP Malaysia

Marc Marquez Tak Akan Start Terdepan Dalam GP Malaysia, Marc Marquez berhasil merebut pole position pada sirkuit Sepang yang sebelumnya tidak menguntungkan bagi motornya Honda.

Akan tetapi, pole itu tidak berlaku lama sebab Marquez akan dihukum dengan turun 6 grid sehingga pada balapan GP Malaysia siang ini,

Dirinya akan start dari posisi ketujuh. Sebenarnya pada kualifikasi kemarin, pembalap asal Spanyol ini mampu tampil mendominasi dan berhasil untuk mencatatkan waktu yang terbaik.

Marc Marquez Tak Akan Dihukum 6 Grid Penalti Dalam GP Malaysia

Catatan waktu terbaik berhasil untuk dibukukan oleh Marc Marquez yaitu 12,161 detik.

Catatan waktu ini jauh lebih cepat kurang lebih setengah detik saja dari Johann Zarco yang nantinya akan start di posisi kedua.

Akan tetapi, pembalap asal Spanyol yang baru saja menjadi juara dunia itu tidak akan memulai lomba GP Malaysia,

Dari depan sendiri sebagai perebut pole sebab dirinya harus dipenalti turun 6 grid sehingga akan mulai balapan di posisi ke-7.

Marquez dinilai bersalah dan terlibat insiden.

Steward FIM mengatakan jika Marquez dinilai bersalah dan terlibat dalam insiden dengan pembalap Suzuki yaitu Andrea Iannone ditikungan ke-9.

FIM menilai jika Marquez melaju di atas motornya dengan cara yang tidak bertanggung jawab,

Sebab dengan sengaja melambatkan motornya di jalur lintasan Agen Poker Online dan akhirnya justru mengganggu pembalap yang lain.

Dengan turunnya Marquez di posisi 7, maka pole pun akan diambil oleh Zarco yang sebelumnya berada di posisi dua balapan.

Kemudian posisi yang ada di grid tiga hingga enam pun akhirnya akan naik sementara Marquez akan ditempakan disitu.

Selama musim ini, inilah kali kedua bagi Marquez untuk menerima hukuman pinalti turun grid dan sanksi yang serupa ia peroleh sebelumnya ketika berlomba di GP Amerika.

Sama, pembalap dengan nomor 93 ini dianggap mengganggu para pembalap yang lain.

Akan tetapi, kala itu dirinya hanya dihukun untuk turun 3 grid saja sementara di GP Malaysia ini, hukumannya lebih berat.

Kala itu di GP Amerika, Marquez dinilai mengganggu pembalap Maverick Vinales yang ingin memacu motornya.

Kini dirinya lagi-lagi harus merelakan posisi pertama yang dia inginkan sebelumnya.

Padahal sesi kualifikasi sempat diguyur hujan yang sangat deras bahkan ditunda.

Namun Marc Marquez berhasil untuk menjadi pembalap yang tercepat sebelum akhirnyadivonis untuk turun ke posisi yang lebih rendah.

Hujan kemungkinan masih menjadi kendala dan trek yang basah sulit.

Jorge Lorenzo Tak Akan Mundur Dari GP Malaysia Karna Marc Marquez

Sejak sesi latihan bebas yang keempat, hujan telah mengguyur lintasan Sepang bahkan semakin deras hingga bendera merah pun dikibarkan tanda bahwa sesi kualifikasi dihentikan lebih dulu.

Setelah hujan mereda dan sesi kualifikasi pun dimulai, maka Marquez dari Honda pun melesat dan membuktikan jika GP Malaysia mungkin cocok untuk motor Honda.

Valentino Rossi yang sebelumnya berada di tempat ketiga dengan 13,009 detik akan start dari posisi kedua.

Kemudian menyusul terdapat rider Andrea Iannone dan juga Andrea Dovizioso dan kemudian barulah Marquez akan mulai balapan.

Kemudian di bagian grid tengah, terdapat beberapa nama pembalap mulai dari Jack Miller, kemudian Danilo Petrucci, dan Alex Rins.

Sementara itu nasib yang kurang baik dialami oleh Alvaro Bautista dan juga Dani Pedrosa yang harus berada di dalam bagian tengah juga.

Sementara itu, Jorge Lorenzo pun dikabarkan mundur dari balapan di sirkuit Sepang ini.

Michele Pirro akan menggantikannya sejak free practice yang ketiga.

Lorenzo masih dalam tahap proses penyembuhan pasca operasi di bagian pergelangan tangannya yang dia dapatkan ketika GP Thailand.

Cedera tersebut membuatnya absen di beberapa balapan termasuk Malaysia hari ini.

Sebenarnya Lorenzo mencoba untuk comeback dalam GP Malaysia ini namun sayangnya masih belum dalam kondisi fit 100% bahkan catatannya pun buruk dalam dua sesi latihan bebas

2 Lifter Indonesia Belum Penuhi Target Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018

2 Lifter Indonesia Belum Penuhi Target Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018

2 Lifter Indonesia Belum Penuhi Target Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018, Surahmat dan juga Yolanda yang merupakan dua lifter kebanggaan Indonesia tampil di dalam turnamen Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 namun keduanya masih belum mampu untuk memenuhi target dari total angkatan yang dibebankan kepada mereka dan keduanya gagal.

Turnamen dunia ini berlangsung sejak tanggal 2 hingga 10 November 2018 di Asghabat, Turkmenistan jelang Olimpiade Tokyo 2020.

2 Lifter Indonesia Belum Gagal Dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018

Olimpiade Tokyo 2020 akan segera dimulai dua tahun lagi.

Namun Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 sudah dimulai sejak tanggal 2 November kemarin dan turnamen ini sangat penting

Sebab para lifter dunia yang ingin lolos menuju putaran final dari Olimpiade tersebut.

Mampu untuk mengumpulkan poin sebanyak mungkin dan saling berebut sehingga bisa diperhitungkan sebagai atlet yang lolos.

Untuk lifter pertama yang bertanding dari Indonesia ada Surahmat dan Yolanda.

Kedua lifter ini berada di grup B untuk masing-masing kelas dimana,

Surahmat bertanding untuk kelas 61 kg sementara Yolanda bertanding di kelas 49 kg.

Namun keduanya masih belum bisa untuk bersaing dengan para lifter dunia yang lain karena dari 6 kali percobaan,

Total keduanya masih belum maksimal sama sekali.

Surahmat hanya mampu untuk berada di posisi kelima dan total angkatan yang berhasil dibukukannya adalah 278 kg dengan masing-masing rincian kategori yang berbeda.

Untuk snatch, Surahmat berhasil dengan 124 kg sementara untuk clean n jerk, totalnya adalah 154 kg.

Target ini dinilai menurun dari total angkatan yang awal dibebankan kepada mereka.

Sementara itu, Yolanda yang juga bergabung untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 justru lebih kecil.

Totalnya karena dia hanya membukukan angkatan dengan total sekitar 163 kg sementara target yang dibebankan kepadanya adalah 173 kg.

Sonny Kasiran sebagai manajer dari tim angkat besi mengatakan pendapatnya.

Sonny mengatakan jika keduanya masih belum mencapai target.

Mereka bisa berhasil dalam mengangkat beban seperti ini ketika masih latihan namun masih perlu untuk diperbaiki lagi di beberapa seri yang berikutnya.

Mereka masih memiliki kesempatan dan waktu mengingat saat ini mereka masih dalam seri pertama dari kualifikasi Olimpiade Tokyo.

Sonny pun turut memberikan penjelasan jika hasil yang mereka peroleh ini jangan disimpulkan lebih dulu secara menyeluruh.

2 Lifter Indonesia Belum Dan Deni Siap Untuk Tampil Menghadapi Juara-Juara dalam 

Ini dikarenakan yang turun masih hanya dua lifter saja sehingga dia masih belum mau untuk mengevaluasi apapun terlalu dini.

Dia mengatakan jika dia tidak mau untuk membuat kesimpulan dengan cepat dan dia ingin menunggu lebih dulu setelah diadakannya rapat evaluasi.

Dia juga mengatakan jika grup A masih belum bermain sama sekali sehingga ranking dari Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 ini masih belum dapat diketahui sama sekali. Masih banyak lifter belum tampil.

Salah satu lifter yang siap tampil di turnamen ini adalah Deni yang mengaku sudah siap 100% meskipun lawan yang akan dia hadapi adalah para juara dunia di Olimpaide.

Latihan telah dilakukan oleh Deni selama berada di Turkmenistan sejak tiga hari yang lalu dan dia tidak gentar sama sekali meskipun lawannya adalah para juara.

Namun Deni baru akan mulai melakukan perburuan poin togel sgp untuk masuk menuju Olimpiade pada tanggal 4 November dan dia dijadwalkan untuk turun di 67 kg.

Deni mengatakan jika dirinya siap untuk menghadapi turnamen ini dan untuk Kejuaran Dunia Angkat Besi 2018 ini.

Ini langkah awal yang begitu penting untuk dapat lebih optimis dalam menembus peringkat 8 besar demi melangkah menuju Olimpiade.

Dua diantaranya memang merupakan saingan berat untuk Deni karena ada peraih medali emas dalam Asian Games 2018.

Baru-baru ini dan peraih emas dalam Olimpiade Rio 2016 sehingga dia harus bekerja keras.

Marcus Rashford Selamatkan Manchester United Dari Hasil Seri

Marcus Rashford Selamatkan Manchester United Dari Hasil Seri

Marcus Rashford Selamatkan Manchester United Dari Hasil Seri, Tim-tim besar di Premiere League sepertinya sedang diuji stamina dan fisiknya karena jadwal yang padat.

Namun Manchester United setidaknya berhasil untuk menang,

Meski ada faktor keberuntungan di akhir laga ketika bertandang ke markas Bournemouth.Sabtu malam tadi.

MU berhasil untuk menang tipis 2-1 atas tuan rumah meskipun sebenarnya mereka harus kebobolan lebih dulu sebelum akhirnya menemukan performa baik kembali.

Marcus Rashford Selamatkan Manchester Dan Berhasil Untuk Hindari Hasil “Seri” yang Menjadi Langganan Mereka

Vitality Stadium menjadi tempat digelarnya laga lanjutan Premiere League antara tuan rumah Bournemouth dan Manchester United.

Tuan rumah yang kurang diunggulkan pun justru mulai menyerang pertahanan MU.

Bahkan mereka bisa unggul lebih dulu dengan cepat di menit ke-11 melalui gol yang dilesakkan oleh Callum.

MU yang mencoba untuk membalas justru kesulitan untuk menembus pertahanan Bournemouth yang rapi dan juga sangat solid bahkan setengah jam nihil.

Berbagai macam tembakan yang dilakukan oleh para punggawa The Red Devils tak mampu untuk menembus gawang Bournemouth.

Barulah di menit ke-35, sebuah gol penyemangat bagi MU yang tertinggal datang melalui pemain asal Perancis, Anthony Martial.

Martial menembakkan bola tidak jauh dari gawang dalam posisi yang bebas dan bola itu pun.

Juga tidak dapat dihadang sama sekali oleh Asmir Begovic, sang penjaga gawang Bournemouth.

Gol itu membangkitkan lagi semangat MU.

Berkali-kali Manchester United mencoba untuk menyerang di paruh kedua.

Namun gol kemenangan itu pun justru tak kunjung datang hingga tambahan waktu.

Akhirnya keberuntungan togel hk pun datang karena pemain asal Inggris, Marcus Rashford pun akhirnya membawa MU lolos dari hasil buruk mereka.

Dengan tambahan 3 poin ini langsung membuat MU pun merangsek naik ke peringkat 7 dengan sekitar 20 poin yang mereka kantongi dari 11 laga.

Namun Bournemouth masih unggul.

Jumlah poin itu sama seperti yang dimiliki oleh Bournemouth hanya saja mereka masih menang selisih gol sehingga Bournemouth yang kalah masih berada di posisi keenam.

Jalannya pertandingan sebenarnya cukup berimbang sebab diluar ekspektasi,

Bournemouth mampu memberikan MU keringat dingin sejak awal laga.

Victor Lindelof pun harus bekerja dengan keras untuk dapat menghalau laju bola yang dibawa oleh para pemain Bournemouth khususnya dari sebelah kanan.

Marcus Rashford Selamatkan Manchester Merupakan Kemenangan yang Bermakna

Berkali-kali Manchester United menyerang melalui Anthony Martial yang diberikan kepercayaan kembali.

Oleh sang pelatih Jose Mourinho karena mampu mencetak gol di beberapa pertandingan.

Akan tetapi, semuanya gagal dan masih membentur para pemain bertahan dari tuan rumah.

Justru dibalik serangan yang dilakukan oleh MU dan fokus untuk menyerang, barisan pertahanan MU yang kosong justru dimanfaatkan dengan baik oleh Junior Stanislas untuk mencetak gol yang pertama,

David de Gea pun tak mampu menghalau dan menepis gol hasil serangan balik tuan rumah. MU memang masih dikenal sebagai tim yang “pelit” dalam mencetak gol meskipun sarat pemain penyerang yang berkualitas.

Berduet dengan Martial, Alexis Sanchez pun masih belum mampu untuk memberikan kontribusinya sejak bergabung dengan MU.

Akan tetapi, Sanchezlah yang memberikan assist untuk Martial sehingga dia bisa mencetak gol penyeimbang namun tempo berjalan lambat.

Ini merupakan kemenangan yang akan sangat membantu Manchester United.

Untuk bisa meraih kemenangan di liga Champions demi asa untuk lolos menuju fase selanjutnya.

Di pertemuan pertama, MU harus kalah oleh Juventus bahkan ketika mereka bermain di tengah lautan merah para pendukung setia MU.

Minggu depan, mereka harus mendulang poin apabila masih ingin untuk menikmati liga Champions bahkan juga lolos menuju fase-fase penting berikutnya.